Posts

Image
ـ֓҉ऺـ༻❁༻​  ﷽   ༺❁​༺ـ֓҉ऺـ​ *Akhlak Yang Mulia* ﻗﻞ ﺍﻥ ﻛﻨﺘﻢ ﺗﺤﺒﻮﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﻓﺎﺗﺒﻌﻮﻧﻲ ﻳﺤﺒﺒﻜﻢ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﻳﻐﻔﺮ ﻟﻜﻢ ﺫﻧﻮﺑﻜﻢ ﻭﺍﻟﻠﻪ ﻏﻔﻮﺭ ﺭﺣﻴﻢ ‏( ﺍﻝ ﻋﻤﺮﺍﻥ : ٣١ ) “Katakanlah, jika kamu benar menyintai Allah, ikutilah aku; maka Allah akan mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu. Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang.” Hampir semua orang beragama mengaku menyintai Allah, tapi mungkin tidak terlalu banyak yang berusaha mengikuti jejak RasulNya, kecuali dalam pengakuan. Ini boleh jadi karena keengganan untuk lebih mengenal Rasulullah SAW sebelum mengaku mengikuti jejaknya. Umumnya orang merasa tidak punya waktu untuk membaca sunnah Rasulullah SAW agak sedikit komplit. Umumnya, orang membaca, menulis, atau menyampaikan hadis Nabi Muhammad SAW –bahkan Al-Quran—sebatas yang sesuai dengan kecenderungan mereka yang bersangkutan. Hal ini tidak mengapa, asal tidak sampai meninggalkan atau melewatkan nilai penting --apa pula yang terpenting-- dari nilai-nila mulia Rasulullah SAW. Nilai yang ...
Image
ـ֓҉ऺـ༻❁༻​  ﷽   ༺❁​༺ـ֓҉ऺـ​ *Adab Mandi* Yang dimaksud dengan mandi disini adalah mandi wajib atau mandi sunnah. Apabila seseorang terkena janabah yang disebabkan karena mimpi atau persetubuhan, maka ambillah bejana ke tempat mandi dan letakkanlah di sisi kanan jika akan menciduk dan sisi kiri jika ingin menuangkan. Menyebut nama Allah sambil membasuh kedua tangan terlebih dahulu tiga kali, kemudian beristinja’ dan menghilangkan kotoran yang melekat di anggota tubuh seperti mani atau lendir serta nasjis bilamana ada. Berwudhu sebagaimana wudhu untuk shalat berserta semua doa dan sunnah-sunnahnya. Hendaklah membasuh kedua kaki supaya membasuh kedua telapak kaki atau kedua kaki supaya airnya tidak sia-sia. Apabila selesai berwudhu, maka yang lebih utama sesudah itu adalah membersihkan sela-sela anggota tubuh, merenggangkan rambut kepala sekalipun dalam keadaan ihram. Lakukan dengan perlahan, jika ada rambut di atasnya dengan memasukkan sepuluh jarimu di dalamnya. ...
Image
ـ֓҉ऺـ༻❁༻​  ﷽   ༺❁​༺ـ֓҉ऺـ​ *Sepuluh Tata Krama Dalam Berdoa* Diriwayatkan oleh  Imam An-Nawawi  RA. (Seorang Ulama yang sangat alim, Syaikhul Islam, A’laamul Awliyaa’, Abu Zakariya Muhyidin Yahya bin Syaraf bin Marri bin Hasan bin Hizam bin Muhammad bin Jam’ah An-Nawawi, W: 24, Rajab, 676H), beliau telah katakan dalam kitab Al-Adzkar bahwa Imam Ghazali rahimahullah (Ulamanya para ulama, bahkan gurunya sendiri Imam Haramain menyebutkan keluasan ilmunya bagaikan lautan yang mampu menenggelamkan ‘bahrul mughriq’, Abu Hamid Muhammad bin Muhammad Al-Ghazali, W: 505H) mengatakan dalam kitab Al-Ihya "Tata krama dalam berdoa ada sepuluh". Pertama, hendaknya mencari waktu yang mulia, seperti hari ‘Arafah, bulan Ramadlan, hari Jum’ah, sepertiga malam dan waktu sahur. Kedua, mencari keadan-keadan yang mulia, seperti dalam keadaan sujud, bertemunya dua pasukan perang, turunya hujan, akan mendirikan shalat dan setelah shalat. Imam Nawawi mengatakan, dalam hal ini ju...
Image
ـ֓҉ऺـ༻❁༻​  ﷽   ༺❁​༺ـ֓҉ऺـ​ *Tujuh Nikmat Penyebab Sombong* 1. Pengetahuan (ilmu). Alangkah cepatnya sifat sombong itu timbul dalam hati orang-orang yang merasa cukup pengetahuannya. 2. Amal dan ibadah. Ini bisa menimbulkan sombong dan karenanya menarik perhatian orang banyak, kalau dia kurang ikhlas. 3. Kebangsawanan. Karena merasa dirinya turunan bangsawan, dia menjadi sombong dan memandang rendah kepada orang yang dianggapnya rakyat biasa. 4. Kecantikan rupa. Ini lebih banyak pada kaum wanita. Bukan saja membawanya kepada kesombongan, tetapi juga suka mencela, merendahkan dan menyebut aib orang lain. 5. Harta dan Kekayaan. Karena merasa diri serba cukup, dia menjadi sombong dan memandang rendah dan melecehkan orang lain, terutama orang-orang miskin. 6. Kekuatan dan Kekuasaan. Seseorang bisa menjadi sombong karena di tangannya ada kekuatan dan kekuasaan, memandang rendah dan berlantasangan terhadap orang-orang yang lemah. 7. Banyak pengikut, teman sejawa...
Image
ـ֓҉ऺـ༻❁༻​  ﷽   ༺❁​༺ـ֓҉ऺـ​ *Sikap Proporsional dalam Menghadapi Virus Corona Covid-19* Dilihat dari dampaknya, wabah seperti virus Corona atau dengan nama lain Covid-19 sebenarnya bukan hal baru. Sebab telah ditemukan kasus serupa sejak zaman dahulu bahkan dampaknya lebih dahsyat, yang disebut dengan nama tho’un. Yaitu penyakit yang menyebar luas, merusak udara, serta mengganggu fungsi jaringan tubuh dan kesehatannya. Seperti tha’un ‘omwas pada masa Sayyidina Umar bin al-Khattab Ra yang terjadi di negeri Syam dan memakan korban 25 ribu jiwa. Dalam menyikapi penyebaran virus Corona atau Covid-19 diperlukan sikap yang adil dan proporsional sesuai prinsip-prinsip Ahlussunah wal Jamaa’ah. Dari sisi batiniah (tauhid), seorang muslim yang baik hendaknya tetap tenang tidak perlu khawatir berlebihan, gentar dan takut terhadap semua makhluk termasuk Covid-19. Melainkan ketakutan dan kegentaran hanya terhadap Allah subhanahu wata’ala Sang Pencipta. Mati, sakit dan menderita ...
Image
Menempati "Tanah Negar:"8?8 Si A telah bertahun-tahun, bahkan turun temurun menempati tanah negara. Belakangan datang si B dan meminta si A untuk mengosongkan tanah tersebut, karena permohonan pada pemerintah untuk memiliki tanah tersebut dikabulkan. Untuk meyakinkan si A, si B memperlihatkan bukti kepemilikan tanah yang sah. Manakah yang berhak atas tanah tersebut? Maka, dalam hal ini yang lebih berhak atas tanah tersebut adalah orang yang lebih dulu menguasai tanah tersebut dengan menunjukkan alat bukti yang sah. Di dalam Kitab Bughyah al-Mustarsyidin dijelaskan: (مَسْأَلَةُ ب ش) أَحْيَا قِطْعَةً مِنْ أَرْضٍ وَتَرَتَّبَتْ يَدُهُ عَلَيْهَا سِنِيْنَ ثُمَّ ادَّعَى آخَرُ جَمِيْعَ اْلأَرْضِ وَأَنَّ الْمُحَيِّيَ بَسَطَ عَلَى بَعْضِهَا مِنْ غَيْرِ مُسَوِّغٍ، فَإِنْ أَقَامَ بَيِّنَةَ مُؤَرِّخَةِ اْلأَحْيَاءِ بِأَنَّ اْلأَرْضَ وَمِنْهَا الْمُدَّعَى مِلْكُهُ وَرَثَهَا مِنْ آبَائِهِ مَثَلًا وَلَيْسَتْ مَوَاتًا، بَلْ لَهَا آثَارُ عِمَارَةٍ وَأَنَّ يَدَهُ مُتَرَتَّبَةٌ عَلَي...